Kamis, 30 April 2009


Kamus Madrid Tidak Memuat Kata 'Menyerah'

Madrid - Kapten Real Madrid Raul Gonzalez menegaskan bahwa timnya tidak mengenal kata menyerah dan bertekad akan menekuk Barcelona ketika kedua tim saling berduel akhir pekan nanti. Laga antara Madrid itu memang masih digelar lima hari lagi. Namun kubu Madrid sudah 'panas' sejak sekarang menyambut laga yang bisa menentukan bagaimana akhir cerita Liga Spanyol musim ini. Madrid masih berada di tangga kedua klasemen sementara dengan poin 78, tertinggal empat poin dari Barcelona yang bertahta di posisi teratas. Kemenangan atas Barca akan membuat jarak poin hanya menjadi satu. Itu artinya, kesempatan untuk perebutan gelar juara antara kedua tim menjadi semakin sengit karena setelah El Clasico masih ada empat laga yang tersisa."Sabtu esok, kami akan bermain dan bekerja keras seperti apa yang telah kami lakukan sebelumnya. Tampil di Stadion Santiago Bernabeu akan mendongkrak performa kami ketika melawan Barcelona. Itu sudah jelas," seru Raul kepada AS, seperti diberitakan Goal. Raul mengakui bahwa sang rival juga tengah dalam penampilan puncak. "Tidak ada satu pun yang membantah bahwa Barca bermain dengan sangat baik. Namun penampilan mereka juga turut memacu kinerja kami," tukas pemain bernomor punggung tujuh ini. Pemain asli Madrid ini menegaskan bahwa timnya tidak akan menyerah hingga akhir musim. "Ketika seseorang bermain bagi Real Madrid, mereka paham bahwa di tim ini kata 'menyerah' sudah dihapuskan. Bila di akhir musim kami juara atau gagal, kami tidak tahu." "Yang jelas suporter harus merasa bangga kepada kami. Kepercayaan yang mereka berikan memungkinkan kami untuk bangkit dan mengubah keadaan," tutup pemain berusia 31 tahun ini.

Casillas: Yang Penting Menang

Madrid - Menang berapa kosong bukanlah target yang relevan bagi Real Madrid untuk menghadapi Barcelona akhir pekan nanti. Membayar kekalahan di pertemuan pertama bukanlah hal terpenting.Hal tersebut diungkapkan Iker Casillas menjelang El Clasico hari Sabtu depan, saat Madrid menjadi tuan rumah. Di pertandingan pertama mereka di musim ini, Los Blancos kalah 0-2 di Nou Camp, dalam debut pelatih Juande Ramos untuk Madrid di La Liga.Untuk memperbesar kans mengejar Barca di puncak klasemen -- saat ini kedua tim berselisih empat poin --, Madrid mutlak harus mengalahkan musuh besarnya itu. Berapa pun skor, yang penting menang. "Mengalahkan Barcelona 3-0 itu mustahil ... atau lebih tepatnya, sangat sulit," demikian Casillas saat ditanya soal peluang Madrid menebus kekalahan mereka di Catalan bulan Desember lalu.Bagaimanapun, Casillas tidak seapatis Bernd Schuster, pelatih terakhir yang ditendang Madrid. Menjelang El Clasico pertama musim ini Schuster keceplosan dengan mengatakan El Real takkan bisa mengalahkan El Barca dengan situasi saat itu. Beberapa hari kemudian orang Jerman itu lalu dipecat, Ramos masuk, dan Madrid memang kalah. "Sampai saat ini kami telah merespon dengan baik dan melakukan hal-hal yang luar biasa. Tapi ini tidak berarti sama sekali kalau kami tidak bisa meneruskannya," ujar Casillas dalam wawancaranya dengan Tele 5. Ia menegaskan, Madrid belum menghasilkan apa-apa. Bahkan, kalau kalah lagi dari Barca hari Sabtu nanti, maka mereka sudah boleh mengucap selamat tinggal pada memimpi meraih titel juara. "Sekalipun kami mengalahkan mereka, kami masih tertinggal satu poin," tukas kapten timnas Spanyol itu, seperti dikutip dari Goal.

Real Madrid

Real Madrid adalah klub tersukses, tak hanya di Spanyol, namun juga di Eropa. Berdiri pada tahun 1902, Madrid adalah pemegang gelar La Liga terbanyak, yakni 30 gelar.

Semua Mata pada El Clasico

Tanpa bermaksud menepikan laga lain, pertandingan antara Real Madrid vs Barcelona akan menjadi tajuk utama Liga Spanyol pekan ini. Kali ini ini pertemuan keduanya tak hanya soal prestise, tetapi juga bisa menjadi penentu jalan menuju gelar juara.Pada awalnya perjalanan Barcelona di La Liga terhitung mulus. Mereka menorehkan catatan 21 pertandingan tak terkalahkan dari September 2008 hingga Februari 2009, di mana di dalamnya termasuk mengalahkan Madrid 2-0.Imbas dari catatan tersebut adalah mereka sempat memimpin jauh dari para pesaingnya, termasuk El Real. Namun El Barca juga tak lepas dari fase menurun setelahnya, hal yang mana mampu dimanfaatkan Madrid untuk mengejar ketertinggalan mereka.Kini keduanya hanya tinggal dipisahkan jarak empat poin. Dengan empat laga tersisa menuju akhir musim, laga kali ini bisa menjadi titik krusial bagi keduanya untuk menentukan siapa yang akan keluar sebagai juara di akhir musim.Jika meraih kemenangan, Madrid hanya tinggal memiliki jarak satu poin dengan Barca. Kalau sampai terjadi, tentunya ini bisa menjadi tekanan berat bagi Los Blaugranas yang ujung-ujungnya berpotensi merusak konsentrasi mereka di laga-laga selanjutnya.Oleh karena itu, demi membunuh peluang sang rival, Barca tentu membidik kemenangan. Laga yang akan dihelat di Santiago Bernabeu, Sabtu (2/5/2009), ini pun dijamin akan berjalan seru.Madrid, yang dalam lima laga terakhirnya selalu meraih kemenangan, sedikit diunggulkan lantaran bermain di hadapan publik sendiri. Belum lagi faktor fisik yang lebih segar karena Barca baru saja melakoni pertandingan di Liga Champions midweek ini.Barca sendiri tengah seret kemenangan dalam dua pertandingan terakhirnya. Pasukan Josep Guardiola ini dua kali bermain imbang dengan lawan-lawannya, yakni 2-2 melawan Valencia akhir pekan lalu dan 0-0 dengan Chelsea tengah pekan ini.Sejauh ini statistik juga menunjukkan bahwa madrid lebih sering meraih kemenangan. Dari 157 kali pertemuan, juara La Liga dalam dua musim terakhir ini meraih 68 kemenangan, sementara Barca baru 59. Sisa 30 laga lainnya berakhir dengan hasil seri.Jadi, siapa bakal menang dalam El Clasico edisi ke-158 ini? Jawabannya masih harus ditunggu Sabtu nanti

Guti Lewatkan El Clasico

Madrid - Guti Hernandez dipastikan tak akan tampil membela Real Madrid di laga melawan Barcelona akhir pekan nanti. Gelandang senior El Real itu mengalami cedera dalam sesi latihan hari Selasa lalu."Jose Maria Gutierrez Guti dibekap cedera pada engkel kirinya dalam sesi latihan Selasa dan tidak dapat tampil dalam laga melawan Barcelona di hari Sabtu," begitu bunyi statemen pihak Madrid yang dilansir AFP."Dia akan diperiksa lagi oleh tim medis untuk memperkirakan berapa lama dia tidak dapat tampil."Guti tampil dalam dua laga terakhir yang dilakoni Los Blancos setelah dalam beberapa pertandingan sebelumnya dibangkucadangkan oleh sang arsitek, Juande Ramos. Madrid yang berada di peringkat dua tertinggal 4 poin dari Barca yang memuncaki klasemen. Ini merupakan kesempatan emas Madrid untuk memangkas defisit poin dari Barca. Meski tak selalu bermain di starting eleven, keberadaan Guti sangat dibutuhkan Madrid saat ini. Pasalnya, gelandang serang asal Belanda, Wesley Sneijder, juga tidak dapat tampil juga karena cedera. Di musim ini Guti telah mencetak tiga gol dan empat assist dari 17 kali penampilannya di La Liga. Pada laga melawan Getafe (22/4) lalu Guti menjadi penyelamat timnya dengan berhasil mencetak gol dari tendangan bebas yang membuat skor imbang 2-2 pada menit 84.